MAULANA MALIK IBRAHIM DAN JALAN KEBUDAYAAN ISLAM DI JAWA
DALAM ingatan kolektif masyarakat Jawa, Wali Songo sering dipahami sebagai sembilan tokoh besar yang hadir hampir bersamaan untuk menyebarkan Islam. Gambaran ini populer, tetapi kurang akurat secara historis. Proses Islamisasi Jawa justru berlangsung bertahap, melalui kerja panjang yang berakar pada kebudayaan. Pada titik inilah Maulana Malik Ibrahim—yang kemudian dikenal sebagai Sunan Gresik—menempati posisi kunci sebagai perintis awal dan peletak fondasi dakwah Islam di Jawa. Menempatkan Sunan Gresik sebagai wali pertama bukan sekadar konstruksi tradisi lisan. Penempatan itu bertumpu pada kronologi sejarah, bukti arkeologis, serta peran strategisnya dalam membangun cara dakwah yang kontekstual dengan struktur sosial dan budaya masyarakat Jawa. Dari kerja-kerja awal inilah jaringan Wali Songo kemudian berkembang.
Baca Selengkapnya